Bagaimana Latihan Mendukung Kesehatan Kelak Dalam Kehidupan?


Penelitian baru menunjukkan bahwa orang dewasa yang lebih tua yang berolahraga secara teratur dapat melakukan tugas sehari-hari dengan lebih mudah dan mendapatkan kebebasan.

Kurangnya aktivitas fisik menyebabkan sekitar 3,2 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Tingkat aktivitas fisik yang menurun ini mungkin sebagian disebabkan oleh peningkatan perilaku menetap, lalu lintas yang padat, polusi, dan kurangnya taman dan fasilitas.

Untuk orang dewasa berusia 65 tahun ke atas, para ahli mendefinisikan aktivitas fisik sebagai kombinasi dari tugas sehari-hari, seperti tugas kerja, transportasi, tugas, dan olahraga yang mereka lakukan selama waktu luang, seperti berjalan, berenang, dan berkebun.

WHO merekomendasikan bahwa orang dewasa yang lebih tua mendapatkan 150 menit aktivitas fisik aerobik intensitas sedang, atau 75 menit aktivitas fisik aerobik intensitas tinggi, selama seminggu.

Orang dewasa yang lebih tua yang memiliki masalah mobilitas juga harus melakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan keseimbangan pada tiga hari atau lebih per minggu.

Dorner dan rekannya menjelaskan bahwa para ahli cenderung membagi kegiatan sehari-hari menjadi "Kegiatan hidup sehari-hari", seperti bangun, makan, dan minum, dan "Kegiatan instrumental kehidupan sehari-hari", seperti menjalankan tugas dan melakukan pekerjaan rumah tangga.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang yang berolahraga hingga usia lanjut lebih mandiri dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah.

"Orang-orang yang melakukan unit olahraga yang direkomendasikan setiap minggu tiga kali lebih mungkin untuk dapat mengelola ADL dan dua kali lebih mungkin untuk dapat melakukan IADL," lapor Dorner.

Serta 150 menit latihan intensitas sedang, orang dewasa yang lebih tua harus melakukan latihan penguatan otot, seperti jongkok dengan kursi, beberapa kali setiap minggu.

"Sekitar 10 latihan direkomendasikan untuk kelompok otot besar tubuh, setiap latihan dilakukan satu kali pada awalnya, secara bertahap meningkat menjadi dua atau tiga kali, melakukan setiap latihan dengan sangat intens sehingga memungkinkan untuk mengelola sekitar 12-15 repetisi tetapi tidak lebih, "jelas Dorner.

Menurut WHO, orang dewasa lanjut usia yang berolahraga secara teratur cenderung memiliki tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, dan diabetes.

Studi ini juga menemukan bahwa mereka yang terlibat dalam aktivitas fisik mengembangkan lebih banyak kemandirian dan memiliki harga diri yang lebih besar.

Manfaat ini menciptakan reaksi berantai positif, karena orang dewasa yang lebih tua akan membutuhkan lebih sedikit dukungan dan karenanya akan kurang bergantung pada orang lain.

"Saya tidak pernah berhenti kagum bahwa - terlepas dari manfaat olahraga yang terbukti - terlalu banyak orang terus melakukan terlalu sedikit aktivitas fisik," kata Crevenna.

0 Response to "Bagaimana Latihan Mendukung Kesehatan Kelak Dalam Kehidupan?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel